Perjalanan Panjang PCPM 32 BI (Part 2)

Post yang akan saya bagikan kali ini akan menceritakan kelanjutan pengalaman saya sebelumnya yang membahas tahap registrasi online dan seleksi administrasi. Tahap berikutnya adalah seleksi potensi dasar. FYI, selama proses pelaksanaan seleksi PCPM BI ini, pada awalnya saya mencari tahu informasi-informasi di salah satu thread Kaskus yang membahas khusus rekrutmen PCPM Bank Indonesia 2016. Untuk link-nya dapat Anda cek disini. Namun, karena dirasa kurang fleksibel untuk memantau setiap update, kemudian ada informasi jika ada grup chat Telegram-nya.

Sekedar informasi bagi yang belum tahu apa itu Telegram. Telegram adalah sebuah layanan messaging yang mirip Whatsapp dan Anda dapat mengunduhnya lewat smartphone Anda. Jika sudah diunduh, silahkan buka link https://telegram.me/RecruitmentBI di aplikasi browser Anda. Nantinya akan diarahkan ke aplikasi Telegram Anda. Membernya dari hari ke hari semakin bertambah, terakhir saat sebelum pengumuman final, tercatat 3300 orang terdaftar. Kira-kira beginilah penampakan grup chat kami yang memang selalu rame seperti pasar, hehe.

photo1070731597842589638
Penampakan grup telegram rekrutmen PCPM

Itulah sedikit info yang mungkin bisa membantu Anda, karena sejujurnya saya merasa sangat terbantu sekali dengan adanya grup ini meskipun sebagian besar saya hanya silent reader. Terkadang ada yang berbagi soal, bikin kuis sendiri, berbagi tips-tips dari mereka yang punya pengalaman, dan lain sebagainya.

Pelaksanaan untuk wilayah Surabaya saat itu dilaksanakan di Gedung Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga. Sebelum lanjut, saya hanya ingin mengingatkan bahwa kartu peserta dan kartu identitas Anda penting untuk dibawa di setiap tes yang dilaksanakan. Sebab, sebelum tes sempat ada yang menanyakan bagaimana jika KTP nya hilang. Pihak PPM sendiri memberikan toleransi dengan menggunakan kartu identitas yang lain seperti SIM. Jika masih belum punya SIM, mau tidak mau Anda harus mengurus surat kehilangan terlebih dahulu ke kantor polisi.

Oke, lanjut ke pengalaman saya ketika tes potensi dasar. Tes ini kurang lebih adalah TPA (Tes Potensi Akademik). Tes ini diadakan hanya sehari. Pada saat itu peserta yang dinyatakan lolos sekitar 33 ribu dari seluruh Indonesia. Tetap kuatkan mental Anda dan tentunya selalu jaga kesehatan. Saya sendiri tidak terlalu ingat ada berapa jumlah soal pastinya. Namun, yang saya ingat adalah beberapa soal seperti deret matematika, matematika dasar seperti berhitung, menyusun gambar bangun datar/ruang yang sudah dipecah-pecah, memilih bagian yang hilang dari bangun ruang (3D), logika, penalaran, analogi verbal seperti antonim, sinonim, dan lain sebagainya yang mungkin saya terlupa (Saya kasih bold italic karena inti tes tahap seleksi potensi dasar ada disini). Selain ketepatan Anda dalam menjawab, perlu diketahui bahwa Anda juga harus cepat dalam mengerjakan. Saya sendiri tidak semuanya berhasil saya isi, hanya untuk beberapa soal masih tetap kosong. Dikarenakan untuk setiap sub test, waktu sudah dijatah dan akan terus berjalan. Sehingga jika sudah habis, maka Anda harus membuka sub test selanjutnya dan tidak diperbolehkan membuka sub test yang sebelumnya. Untungnya pengerjaan tes saat itu hanya dengan menyilang jawaban yang dipilih, bukan mengarsir.

Setelah tes yang dilaksanakan selama kurang lebih 2 jam (jika saya tidak salah ingat). Kemudian diadakan verifikasi dokumen yang telah diunggah saat registrasi online. Anda hanya cukup membawa dokumen asli yang diminta dan menunjukkan ke panitia di lokasi yang telah disediakan. Jika dokumen sudah selesai diverifikasi, voila, tes tahap pertama telah dilalui. Hanya doa dan pasrah ke Allah yang bisa dilakukan. Semoga diberikan hasil yang terbaik.

Senin, 3 Oktober 2016. Sesuai jadwal dari PPM, hari itu adalah pengumuman hasil tes tahap 1: Seleksi Potensi Dasar. Alhamdulillah, Allah masih memberikan kesempatan kepada saya untuk melanjutkan ke seleksi tahap 2: Tes Kebanksentralan, Ekonomi Terkini, dan Bahasa Inggris.

photo1070731597842589639

 

Kekhawatiran semakin agak menjadi-jadi, karena bagi saya yang lulusan IT ini, tes kebanksentralan dan ekonomi terkini itu terdengar asing di telinga dan terlihat susah.

So, cerita pengalaman di tes tahap berikutnya akan saya bagikan di part 3stay tuned dan selamat membaca. Semoga bermanfaat. 🙂

3 thoughts on “Perjalanan Panjang PCPM 32 BI (Part 2)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s